Mengajarkan Anak untuk Bersabar

Desember 27, 2010 zunlynadia

Sabar yang mempunyai arti tabah dan sanggup menghadapi segala penderitaan dalam menghadapi berbagai cobaan, ujian , dan kesulitan. Orang sabar tidak pernah mengeluh dan tidak ada rasa putus asa, baik dalam keadaan senang ataupun susah. Menjadi orang sabar memang menjadi hal yang tidak mudah, apalagi mengajarkannya pada anak-anak. Sabar juga merupakan salah satu implementasi dari sikap pengendalian diri. Mengajarkan anak untuk bersabar sebenarnya juga mengajarkannya untuk bisa mengendalikan diri dan mengelola rasa marah.

Ada beberapa cara untuk melatih anak dalam mengendalikan dirinya, diantaranya adalah[1]:

  1. Anak baru lahir sampai usia 2 tahun. Bayi dan balita bisa frustasi karena besarnya jarak antara hal-hal yang mereka inginkan dan apa yang dapat mereka lakukan. Sering kali, ledakan emosi merupakan respons mereka ketika menghadapi hal tersebut. Mereka juga kadang mencoba melindungi emosi mereka dengan merusak mainan kecil mereka atau kegiatan-kegiatan lain. Bagi anak-anak yang menginjak usia 2 tahun, cobalah untuk memberikan waktu menyendiri sebentar di suatu tempat tertentu –seperti di kursi dapur atau anak tangga yang paling bawah– untuk menunjukkan konsekuensi dari ledakan emosi, dan ajarkan bahwa lebih baik menyendiri sebentar daripada meledakkan kemarahan.
  2. Anak usia 3 — 5 tahun. Anda bisa saja terus menggunakan waktu menyendiri. Namun, daripada memaksakan batas waktu tertentu, hentikan waktu menyendiri saat anak sudah mulai tenang. Ini membantu anak-anak meningkatkan tingkat pengendalian diri mereka. Pujilah mereka agar tidak kehilangan kendali dalam situasi yang membuat frustasi atau sulit.
  3. Anak usia 6 — 9 tahun. Saat anak masuk sekolah, mereka bisa memahami konsekuensi yang diberikan dengan lebih baik, dan mereka bisa memilih tingkah laku yang baik dan yang tidak baik. Anak mungkin bisa terbantu dengan membayangkan suatu tanda berhenti yang harus dipatuhi dan memikirkan keadaan tertentu sebelum memberikan respons. Doronglah sang anak untuk melalui situasi yang membuat frustasi selama beberapa menit untuk menenangkan diri, dan bukannya malah meledakkan emosinya.
  4. Anak usia 10 — 12 tahun. Anak-anak yang lebih besar biasanya bisa lebih baik dalam memahami perasaan mereka. Doronglah mereka untuk memikirkan apa yang menyebabkan mereka kehilangan kendali dan ajak mereka menganalisanya. Jelaskanlah, terkadang situasi-situasi yang pada awalnya membuat sedih, dapat berakhir dengan sangat berantakan. Bujuklah anak untuk meluangkan waktu sebentar sebelum meresponi suatu situasi.
  5. Anak usia 13 — 17. Pada usia ini, anak-anak seharusnya dapat mengendalikan sebagian besar tindakan mereka. Tetapi, ingatkan para remaja untuk memikirkan konsekuensi jangka panjangnya. Bujuklah mereka supaya berhenti sejenak untuk mengevaluasi situasi yang menyedihkan itu sebelum memberikan respons dan bicarakanlah masalah-masalahnya daripada kehilangan kendali, membanting pintu, atau berteriak. Bila perlu, disiplinkan anak remaja Anda dengan memberikan hak istimewa untuk menguatkan pesan bahwa pengendalian diri adalah keterampilan yang penting.

Dengan melatih anak mengendalikan diri, maka sebenarnya anak juga di latih untuk bersabar dalam menghadapi rasa emosi yang ada dalam dirinya. Pengendalian diri ini juga sangat penting untuk mengasah kecerdasan spiritual, karena dengan mengendalikan diri, anak akan belajar menerima dengan ikhlas bahwa tidak semua keinginannya harus tercapai.


[1] http://jisc.eramuslim.com/gentong_ilmu/display/99-pengendalian-diri-pada-anak

 

Entry Filed under: Parenting

One Comment Add your own

  • 1. vie handayanie  |  Januari 16, 2011 pukul 8:10 pm

    mmmmm ,,,,,, terus kalo emosi kita susuha di kendalikan gmana


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Desember 2010
S S R K J S M
« Apr   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: