Mengajarkan anak bahasa asing

Desember 27, 2010 zunlynadia

Kemampuan bahasa asing memang menjadi hal yang mutlak di perlukan di era global seperti saat ini. Tidak mengherankan jika berbagai kursus bahasa asing menjamur dimana-mana tidak  hanya terbatas bahasa Inggris tetapi juga bahasa asing lainnya. Berbagai program yang di tawarkan tidak hanya di peruntukkan bagi para pelajar, tetapi juga bagi balita bahkan batita. Selain itu, sekolah-sekolah internasional juga mulai banyak bermunculan. Mulai dari play group, TK hingga SMU. Sekolah-sekolah yang menggunakan pengantar bahasa asing menjadi incaran para orang tua yang menginginkan buah hatinya mahir dalam berbahasa asing.

Mengajarkan bahasa asing sejak dini memang penting bagi anak sebagai bekal kelak ketika anak dewasa. Akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana anak menguasai terlebih dahulu bahasa ibu, dalam hal ini adalah bahasa Indonesia. Ada beberapa alasan mengapa Bahasa Indonesia itu penting[1]:

  1. Mengasah nasionalisme anak.
  2. Konsep berpikir dan akademik anak lebih kuat jika pendidikan awal menggunakan Bahasa Indonesia.
  3. Penting untuk perkembangan akademik anak kelak.
  4. Kemampuan anak berbahasa asing pun akan lebih efektif jika ia bisa berbahasa Indonesia dengan baik.

Selain itu, mengajarkan bahasa pada anak sebenarnya adalah mengajarkan budaya dan mengajarkan anak untuk bisa berkomunikasi dengan baik dengan lingkungan sekitarnya. Jangan sampai anak-anak menjadi terasing di lingkungannya sendiri hanya karena menggunakan bahasa asing yang menyebabkan anak kurang komunikatif dengan orang-orang di sekelilingnya.

Anak-anak yang menguasai bahasa ibu dengan sangat baik, akan memiliki fondasi yang kuat untuk belajar bahasa asing sehingga nantinya mampu menguasainya dengan mudah. Di samping itu, anak akan terhindar dari resiko mengalami kesulitan belajar atau masalah-masalah lainnya akibat ketidaksiapan belajar bahasa asing. Menurut para ahli , masa paling ideal untuk mempelajari bahasa lain selain bahasa ibu adalah usia 6 – 12 tahun. Pada saat itu daya ingat anak berada dalam kondisi sangat elastis, sehingga kemampuan penyerapan bahasanya berfungsi otomatis[2].

Terlalu dini memberikan pelajaran bahasa asing bagi anak justru akan membuat rancu. Kecuali jika memang salah satu dari kedua orang tuanya memang berbicara dengan bahasa asing secara konsisten, jika tidak justru akan merusak kemampuan anak untuk bisa berkomunikasi dengan baik. Untuk itu penerapan bilingual pada anak juga menuntut orangtua yang juga harus menguasai bahasa asing tersebut dengan baik, sehingga bisa menyediakan lingkungan yang konsisten antara di rumah dan di sekolah. Jika tidak, perkembangan kecerdasan berbahasa\ anak justru bisa terhambat dan akan mempengaruhi aspek kehidupan lainnya. Sebaliknya orangtua yang mampu membantu bahasa asing anak berkembang dengan optimal, harus dengan kemampuan bilingual yang baik pula. Jadi mantapkan dulu kemampuan anak dalam memakai bahasa ibunya, baru setelah dia berusia kurang lebih 5 atau 6 tahun pembelajaran bahasa asing bisa di berikan. Itupun harus di berikan dengan menyenangkan dan sambil bermain sehingga sang anak tidak merasa terbebani.


[1] http://kolongstasiun.multiply.com/journal/item/26

[2] http://www.hariansumutpos.com/2009/10/mau-anak-bilingual-kuasai-dulu-bahasa-ibu.html

 

Entry Filed under: Parenting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Laman

Kategori

Kalender

Desember 2010
S S R K J S M
« Apr   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Most Recent Posts

 
%d blogger menyukai ini: